Buku ini merupakan monograf ilmiah yang mendokumentasikan keanekaragaman ikan air tawar di Sungai Bumang, salah satu sungai alami di Pulau Bangka yang belum terdampak aktivitas pertambangan timah. Melalui penelitian lapangan pada Juli–Oktober 2025 di bagian hulu, waduk, dan hilir, berbagai metode penangkapan ikan digunakan untuk mengidentifikasi spesies berdasarkan karakter morfologi.
Penelitian ini berhasil menemukan 39 spesies ikan dari berbagai famili, termasuk spesies penting seperti Pristolepis grooti, Osteochilus spilurus, Rasbora spp., serta dua ikan endemik Bangka yang terancam punah: Betta chloropharynx dan Betta schalleri. Keanekaragaman yang tinggi ini menunjukkan kondisi ekosistem Sungai Bumang yang masih sehat dan terjaga.
Lebih dari sekadar kajian ilmiah, buku ini menegaskan nilai Sungai Bumang sebagai laboratorium alam untuk penelitian dan konservasi hayati, sekaligus pengingat bahwa pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan kegiatan ekonomi seperti pertambangan agar keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat tetap terjamin.